Antara Belajar atau Pacar ?

Manusia dilahirkan didunia melalui Rahim suci seorang ibu. Masa demi masa ia lewati, dari awal ia merangkak sampai ia berlari bahkan berbicara kepada khalayak ramai.
Tak heran kita sebagai manusia banyak sekali melewati masa masa kehidupan. Dan kini kita coba fokuskan pada masa dimana kita mulai belajar untuk menerima ilmu pengetahuan, yaitu fasa dimana kita mengenyam bangku sekolah. Dimulai dari kelompok bermain atau Taman kanak-kanak (TK) kita dibekali untuk mengenal sesama, disinilah kita diarahkan untuk bersosialisai. Lalu, masa kita menempuh pendidikan dasar (Sekolah Dasar), enam tahun kita dibekali ilmu untuk mengenal angka dan huruf. Dan selanjutnya masa kita mulai belajar menguasai diri, pada masa ini kita dituntut untuk dapat belajar, bukan hanya ilmu pengetahuan tetapi juga norma dan nilai, karna masa ini adalah masa dimana kita mempersiapkan diri untuk menghadapi kehidaupan sesungguhnya, masa ini menjadi penentu dan sebagai tonggak awal lahirnya masa remaja. (SMP)
Dan sebagai Main-point yaitu masa SMA, masa pematangan segala aspek, mulai dari fisiologis dan biologis. Kita kadang sebagai pelajar SMA sering tidak menyadari problema yang akan di hadapi pada masa ini. Dengan beralasan masa pubertas, kita sering mengabaikan atau bahkan melupakan kewajiban kita sebagai seorang pelajar. Hanya karna ingin mengikuti perkembangan zaman kita rela mengabaikan waktu belajar kita , kita begitu mudah terbawa arus pergaulan bebas. Dan masalah yang sangat kita jumpai yaitu ketika seorang pelajar mulai menemukan seseorang  yang ia jadikan sebagai kekasih hati atau yang sering mereka sebut dengan PACAR. Banyak faktor dan alasan yang mereka gunakan untuk menghalalkan apa itu pacaran ? tidak sedikit para pelajar beralasan pacaran itu untuk memotivasi belajar, tapi kenyataannya tidak seperti itu, pacaran hanya akan mengarahkan kepada sifat berlebihan terutama perasan cinta yang berlebihan, cinta yang di rasakan manusia adalah emosi sesaat. Menurut pendapat penulis, perasaan yang melibatkan antara dua manusia (pria dan wanita) itu tidak layak disebut cinta. Kenapa tidak layak ? karena hakikat cinta itu tidak akan pernah hilang atau kekal, tapi cinta yang dirasakan oleh sesama manusia itu ada saat dimana cinta itu akan pudar atau lekang dimakan usia, waktu atau pun rupa fisik. Cinta yang hakiki yaitu hanya dimiliki oleh ALLAH SWT.. bagi para hamba-Nya. Juga harus sebaliknya, cinta manusia hanya kekal teruntuk ALLAH SWT. jadi jangan jadikan rasa cinta sebagai emosi sesaat, apalagi dialami oleh seseorang yang belum saat nya mengalami yaitu para pelajar. Seharus nya kita sebagai pelajar hanya perlu memenuhi kewajiban sebagai seorang pelajar. Belajar adalah tugas dan kewajiban kita, sehingga kita perlu membuka hati bahwa kita harus menjadi pelajar produktif. Terimakasih , mohon maaf apabila terdapat kekeliruan yang menyakiti hati pembaca semua.

0 Response to "Antara Belajar atau Pacar ?"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel